Ramadhan dan kesehatan

hallo, Assalamualaikum (mumpung lg ramadhan, haha)

Maaf ya, untuk update yang sangat amat teramat lama dari saya, hmmm… ini juga karena lg suntuk aja, akhirnya saya memutuskan untuk menyentuh lagi blog utama saya ini. hari2 sebelumnya ketika blog ini jarang sekali saya update, saya terlalu asik dan aktif disini (klik y, biar tau itu apa, hihi)

oh ya, selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini. alhamdulillah, kita semua masih bisa menemui lagi bulan penuh barokah ini😉

nah, sesuai dengan tema ramadhan, maka saya sepertinya akan memposting sesuatu yang berhubungan sekaligus bermanfaat dengan itu. di bawah ini sengaja saya berikan beberapa artikel yang bersumber dari beberapa web. silahkan dibaca, semoga bermanfaat😉

Nah, artikel yang pertama ini adalah tentang Berat badan yang (katanya) bisa turun selama bualan ramadhan. nah, tentang yang satu ini, ini kayanya uda jadi seperti sesuatu yang diidam2kan sama cewe2, hehe. buat saya, ini juga salah satu moment sih, cm yah ga terlalu dipaksakan juga. toh kan tetap ada skala prioritas. ibadah dan kesehatan tentu. setuju kan?

Menurut dr Grace, menurunkan berat badan selama berpuasa di bulan Ramadhan bisa saja berhasil, asalkan mengikuti kaidahnya:

Selalu rutin makan sahur
Usahakan untuk tidak melewati waktu sahur dengan mengonsumsi sepertiga porsi makan sehari. Ukurannya sama seperti sarapan pagi di luar bulan puasa. Tubuh memang membutuhkan cadangan energi, selama menunda makan 14 jam. Namun bukan berarti Anda harus makan lebih banyak. Sebaiknya makan dengan porsi cukup dan berhenti sebelum kenyang. Menu sahur juga perlu diperhatikan, pastikan zat gizi seimbang, dengan komposisi karbohidrat, protein, dan lemak yang tepat.

Hindari santan, lemak dan gula sederhana
Memilih menu saat berbuka puasa dan sahur prinsipnya sama, hindari makanan bersantan, berlemak, dan gula sederhana. Meski banyak pilihan makanan khas Ramadhan, seperti kolak, es buah, es sirup, dan berbagai minuman manis lainnya, sebaiknya konsumsi dalam porsi sedikit saja. Kolak misalnya, cukup makan buah pisangnya saja tanpa air gulanya. Makanan yang populer di bulan puasa mengandung gula sederhana dengan indeks glikemik (GI) tinggi.

Makanan dengan indeks glikemik (GI) tinggi mempercepat rangsangan terhadap pengeluaran hormon insulin. Insulin berfungsi mengalirkan gula dalam tubuh. Makanan yang merangsang insulin akan cepat menaikkan gula darah dan membuat tubuh mudah kembali lemas, lapar, dan cenderung makan lebih banyak. Penumpukan lemak dalam tubuh terbantukan dengan pengeluaran insulin yang cepat.

Konsumsi makanan manis dari sumber alami: buah-buahan
Kurma, pisang, dan apel, merupakan sumber makanan kaya serat dan memberikan rasa manis yang bisa menggantikan gula. Makanan manis dari buah bisa membantu tubuh untuk mencerna sekaligus memberikan asupan energi secara perlahan. Berbeda dengan makanan manis yang bersumber dari gula buatan, yang cepat memberikan efek lebih berenergi, namun secara drastis.

Kalaupun tetap merasa perlu mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung GI tinggi, batasi porsinya. Sebaliknya, seimbangkan dengan makanan mengandung GI rendah dalam porsi lebih besar. Terapkan pola makan sehat seperti ini saat sahur dan berbuka puasa.

Tetap rutin berolahraga
Berolahraga saat berpuasa tetap harus dijalankan. Jikapun mengurangi frekuensinya usahakan tetap minimal tiga kali seminggu.

Dispilin diri dan mengontrol pola makan bisa dilatih saat berpuasa. Rasanya cara ini lebih bisa menjawab apakah kelak berat badan bisa turun karenanya.

sumber : Kompas female —> http://bit.ly/c172xf

Hmmm, point terakhir kok sulit ya? hehe. yah, lakukan yang kamu bisa, sisanya? hehe, you’ll find your own answer😛

Okay, mari kita lanjutkan dengan artikel kedua, yang ternyata masih tentang kesehatan yang berhubungan dengan fisik, hehe. sepertinya artikel2 berikut ini memang sangat2 cocok untuk wanita ya? haha

Ada beberapa jenis makanan “kunci” yang bisa membantu Anda menyusutkan lemak di perut. Jika Anda sudah melakukan olahraga secara teratur, coba tambahkan usaha Anda mengonsumsi jenis makanan yang mampu membakar lemak lebih cepat:

Serat
Makanan seperti oatmeal dan buncis mengandung serat yang tinggi, sehingga mampu membantu menyusutkan lemak perut dengan berbagai cara. Makanan ini membuat Anda merasa lebih cepat kenyang daripada makanan rendah serat, dan membutuhkan waktu mencerna lebih lama untuk membuat Anda merasa kenyang.

Protein
Fungsi protein kurang lebih sama dengan serat, yaitu dapat memperpanjang rasa kenyang. Hal ini disebabkan protein membutuhkan lebih banyak kalori untuk dicerna daripada buah-buahan dan sayuran. Salah satu sumber protein yang juga mengandung vitamin B12 adalah telur. Makanan ini penting untuk memecah sel-sel lemak.

Buncis dan kacang-kacangan (kacang merah, kacang panjang, kacang polong, dan lain-lain) juga merupakan sumber protein yang baik, dan memiliki manfaat ekstra karena juga diperkaya dengan serat. Meskipun demikian, Anda perlu memilih jenisnya, karena kacang yang digoreng lagi juga mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sementara kacang yang dipanggang juga mengandung gula.

Enzim
Buah-buahan seperti pepaya dan nenas diperkaya dengan enzim yang dapat membantu memecah protein agar dapat dicerna dengan lebih baik. Makanan yang mengandung enzim, seperti buah segar dan sayuran, memberikan peluang bagi hati dan pankreas untuk mengeluarkan lebih banyak racun. Selain itu juga mengubah lemak yang tersimpan di perut menjadi tenaga bagi tubuh.

Lemak sehat
Makanan berlemak tidak selalu menyebabkan perut jadi buncit. Hal ini tergantung dari jenis lemak yang Anda konsumsi. Lemak tak jenuh tunggal, misalnya, mampu meningkatkan metabolisme dan mengubah lemak perut menjadi energi.

Makanan yang kaya dengan lemak sehat ini antara lain minyak zaitun dan alpukat. Minyak zaitun secara khusus tidak hanya membantu Anda membakar lemak, tetapi juga membantu menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal. Anda juga bisa ngemil makanan seperti kacang almond, yang tidak hanya kaya lemak tak jenuh tunggal, tetapi juga menjadi sumber protein yang memberikan efek membakar lemak. Almond juga membantu mencegah sakit perut akibat lapar.

sumber : female kompas —> http://bit.ly/cFfd8O

Nah, sekian dulu ya. maaf ga bs update tentang diri sendiri. sedang tidak ingin curhat, haha… semoga lancar puasanya sampai akhir bulan nanti, amien.

great day, fellas😉

One thought on “Ramadhan dan kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s