Analogi Cinta yang Sederhana

 

falling in love with you is like :
prasmanan tanpa pernah terpuaskan.

Semua detail-detail sifat yang kamu tawarkan:
quirkiness kamu, ketidaklaziman kamu, kemengertian kamu terhadap keanehanku (begitu pun sebaliknya), seperti di tawarkan dalam piring-piring buffet dengan silver platter yang menyala rapih. Dan kuambil. Kukonsumsi.

Namun, aku masih kelaparan. Lalu kuambil, kukonsumsi kembali. Dan aku, tetap kelaparan.

Saya bisa menyalahkan ini kepada sifat aku yang menagih -dan tidak pernah puas-, atau kepada kamu yang terus menawarkan cita-rasa yang tak kunjung habis.

Atau, kepada keduanya.

I can only sum it up:

I. Can’t. Get. Enough. Of. You.

-Raditya Dika-

PS :

Analogi Cinta yang sederhana kan? karena sesuatu yang indah tentu selalu dapat dianalogikan dengan sederhana. seperti angin, seperti es krim, seperti coklat, seperti pelangi, seperti aku dan kamu, juga kita😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s