SEMARANG bikin GOSONG!!

gudnite guys… kangen ya sama akyu? *jijay bgt yah bahasa gw? hahaha…

well, gw sudah pulang nih temans, dari Semarang. kota yang gw sangat2 tidak menyangka kalo ternyata sangat2 panas sekali. huhu… 1 hal yang paling ga gw suka (selain cowo brengsek ya, hahaha) adalah kegerahan. wow, kegerahan itu seperti adalah sesuatu yg bisa bikin gw emosi dan ada di tempat 5 teratas penyebab emosi itu sendiri. 4 lainnya apa? emang penting yah buat dibahas sekarang? hihi… i just joke, uda lah, jangan terlalu di ambil serius, hihi😛. tp asli deh, SEMARANG BENER-BENER BIKIN GOSONG. ouch… gw lupa membawa salah satu dr belasan koleksi topi gw, huhu hiks😦.

Eniwei, postingan gw kali ini bukan mau curhat, hihi. ini lagi hot hotnya gw mau bahas tentang survey site visit kemaren. kenapa hot? ya emang panas disono, kan gw uda bilang sebelumnya, hahaha (becanda aja deh gw) *maap ya, kan biar awet muda, hihi😉

okey, tema survey kmaren adalah : SURVEY HIDROMETRI-HIDROLOGI untuk proyek JEMBATAN KERETA API. jadi ada 3 lokasi :

1. BH 10, lokasinya ada di BANJIR KANAL BARAT, KOTA SEMARANG

Kondisi jembatan di BH 10

Kondisi jembatan di BH 10

Jembatan KA di BH 10

Pilar Jembatan KA di BH 10

2. BH 19, lokasinya ada di KALI BABON, KABUPATEN SEMARANG

kondisi jembatan KA di BH 19

kondisi jembatan KA di BH 19

Lokasi Jembatan KA di BH 19

Pilar Jembatan KA di BH 19

3. BH 3, lokasinya ada di KALI GEYER, KECAMATAN GEYER, KABUPATEB GROBOGAN

Lokasi jembatan KA di BH 3

Kondisi jembatan KA di BH 3

eitsss, jangan ngeres dulu lo, hahaha. gw jg agak2 ga ngerti sih kenapa harus memakai nama dua huruf itu. B dan H. apa ga ada huruf lain yah? hihi… forget it, sudahlah😉.

So, mari kita mulai dr latar belakang adanya proyek ini. jadi, proyek ini adalah proyek dari Departemen Perhubungan, dimana gw sama tim adalah sebagai pembantu konsultan yg dipilih oleh si Dep. Hub ini aja. bukan sebagai konsultan utama. intinya sih, gw sama tim cuma bertanggung jawab akan masalah Hidrologi nya aja. yup, cuma tentang AIRnya aja. Coba bayangkan kalo di bawah jembatan itu (FYI, jembatan2 ini umumnya memang sudah berumur tua) kan ada sungai, dan bayangkan kalo sungai itu meluap ke atas si jembatan KA itu. bahaya kan? nah, ini dia yg jadi latar belakang proyek ini. soalnya, dari air yang naik itu, akan memungkinkan terjadinya GERUSAN yang mana hal tersebut dikhawatirkan dapat mengancam stabilitas pangkal / pilar yang terbuat dari pondasi langsung (silahkan liat 5 gambar di awal sebagai gambaran). Selain dari itu, di sejumlah tempat struktur proteksi terhadap gerusan juga telah mengalami banyak degradasi. Nah, dari latar belakang itu, ada 3 objective (perencanaan penanganan jembatan) yang bisa diambil :

1. pengamanan hidrolika sungai

2. perkuatan pangkal / pilar lama

3. desain jembatan baru

Mau dijelasin lebih detail ga untuk tiap BH-Bh itu? hehe. sedikit aja deh ya gw coba jelasin (dari yg gw paham aja tentu). nih, ayo di simak, hihi…

Untuk BH 10, Secara umum struktur rangka masih dalam kondisi baik. Oleh karena jembatan ini berada pada banjir kanal, maka sering kali muka air dapat melampaui pangkal jembatan. Pada kondisi banjir dan kemudian surut akan berpotensi menggerus pangkal dan pilar jembatan. Kondisi pilar yang berada tepat di tengah arus sungai juga berpotensi menjadi lemah. Penampang sungai juga tidak memadai dalam menampung kondisi banjir, sehingga semakin lama membuat lebar penampang sungai tepat di bawah jembatan akan terus menerus semakin lebar dengan menggerus tepian sungai, yang pada akhirnya akan mempengaruhi pangkal dan pilar jembatan. untuk lebih jelasnya, gambar sebelumnya bisa diliat yaa.

Untuk BH 19, Secara umum kondisi struktur rangka jembatan masih dalam kondisi baik. Struktur bangunan bawah berupa pangkal jembatan, secara umum tidak terlalu bermasalah, namun gerusan di pangkal jembatan mulai terlihat. Pada sisi pangkal jembatan juga terlihat pengukur tinggi air sungai, yang menunjukkan bahwa air sungai sering meluap hingga mencapai kepala rel.

pengukur tinggi air sungai di BH 19

pengukur tinggi air sungai di BH 19

Proses fluktuasi air sungai juga akan turut melemahkan lereng pangkal jembatan akibat perubahan dari muka air yang tinggi lalu secara tiba-tiba turun secara drastis, yang sering dikenal dengan fenomena drawdon.

Untuk BH 3, Struktur bangunan atas jembatan ini secara umum masih dalam kondisi baik, karena dibangun kembali pada pada tahun 1997. Namun struktur bangunan bawah berada dalam kondisi yang kurang baik. Secara umum masalah terbesar dari kondisi jembatan ini adalah bahaya terhadap kelongsoran lereng di sekitar jembatan akibat gerusan pada pangkal jembatan yang telah berlangsung lama.

Kondisi pangkal jembatan mengalami kerusakan akibat terkikis selama muka air sungai meningkat dalam waktu-waktu tertentu. Kerusakan ini dapat memicu kelongsoran dan pada akhirnya dapat menyeret pangkal jembatan. Tanda-tanda bahaya ini dengan jelas ditunjukkan dengan terkelupasnya dinding penahan tanah. Kondisi ini bagaimanapun harus diperbaiki dengan kembali memperkuat lereng pada pangkal jembatan dengan memperbaiki dinding lereng.

Kerusakan pada dinding penahan tanah pada pangkal jembatan BH 3

Kerusakan pada dinding penahan tanah pada pangkal jembatan BH 3

Lereng pangkal jembatan telah diperkuat dengan menggunakan rel dan gabion. Namun perlu dicermati bahwa perkuatan ini bisa jadi tidak menyelesaikan masalah, karena lereng tersebut sesungguhnya masih bergerak melongsor (landsliding), seperti terlihat pada bagian kaki lereng terdapat tanda-tanda kelongsoran.

Perkuatan lereng pada jembatan

Perkuatan lereng pada jembatan

Sebab-sebab terjadinya kelongsoran pada lereng-lereng di sekitar pangkal jembatan mungkin dipicu oleh gerusan pada tepi sungai (river bank). Maka untuk mencegah terjadinya pergerakan tanah, disamping memperkuat lereng, juga harus dibarengi dengan pemasangan proteksi pada tepi sungai dengan konstruksi permanen.

Gerusan pada tepi sungai di sekitar pangkal jembatan BH 3

Gerusan pada tepi sungai di sekitar pangkal jembatan BH 3

Waaaahhh…sudah panjang yaaa? hihi… sepertinya sudah cukup untuk bahasan kali ini, hoho. next time gw posting lagi deh ya, yg berbau-bau ilmu keteknik-sipil-an maksudnya, hehe…

hahoaaaammm… uda jam 3 pagi aja. gw pamit ya, guys. thanks for coming🙂

20 thoughts on “SEMARANG bikin GOSONG!!

  1. Boleh ni nanti klo dah slese proyek’a jadi bahan

    skripsi…amieenn hehe😉

    Ribet gk yah ?!?!?!?

  2. wuah, BH19 bahaya tuh bu. pier jembatan di tengah bentangny kok sudah ter’coel’ begitu. btw itu pasangan batu kali y? kok kliatanny ndak ad tulanganny. pasangan batu kali setinggi itu, gila juga penjajah belanda. pantesan bangunanny kuat-kuat. tapi dlu blum ad semen portland yg khusus air si y..🙂

  3. @ Saga : itu ada kok tulangannya. walo gw ga tau ukuran berapa, hehe. coba lo zoom deh, akan kelliatan di pilar yg uda ‘tercoel’ itu🙂
    iya, emang bahaya itu gerusannya. BH 19 emang sepertinya yang paling dikhawatirkan. di samping jembatan Ka itu juga ada jembatan KA lama. dan gw masih mikir2, kenapa ga di robohin aja itu jembatan lama ya? hehe… masih belajar gw juga… hihi🙂

  4. ow,kirain cuman pasangan batu kali.🙂 iy ti,sorry ndak bs ke zoom.:-) iy, keadaany sdh memprihatinkan tuh bu. klau memang kliatan tulanganny, mending lagsung di cor lg aj. klau terbuka bisa karat tuh.🙂

  5. gk bisa langsung di cor gitu aja..,mungkin harus di bobok smua atau perlu bentonite, karena itu beton lama harus bercampur sm beton baru, klo mw dibobok juga harus 3/4 atau 1/3 nya dr beton lama…, hehehe…sorry nyambung aja neh gw…;)

  6. Duwh ti gw ambil Manajemen lg buka Hidrolika… gpp rajin p0sting y…haha…tp kynya panasnya semarang 11-12 kali y ma dep0k n ciledug. Btw masalah tulang klu dl d basement gw cor pake semen gr0uting pan anti susut n ada silicafumenya tuh jd kuat thd lembab, basah, kering n ga tembuz…haha…dah ky iklan.

  7. @ Heri : belum diputuskan solusi terbaiknya bagaimana, ini aja kan baru survey. analisis dll nya belum, hehe. kan masih nunggu kelengkapan data dll. tunggu kabar selanjutnya ya, hihi🙂

    @ Riko : hohoho… kalo sipil harus ngerti semuanya dong, Ko (sok iya banget deh gw, hahaha). makasi uda mampir ya😉. btw, gw jg manajemen kok s1 nya, hahaha😀

  8. yup2, betul mas, harus dibobok dlu sbelum dicor kembali.🙂 tp skrg ad teknologi adiktf kok, namany ‘kalbon’ itu semacam lem untuk beton eksisting ke beton baru.🙂 jd terkadang tanpa dibobok pun,beton bisa langsung dicor. hanya saja perlu sdkt di’ciping atw di ‘papras’ permukaanny.

    iy,klau bentonite, itu bukan diperuntukkaan untuk tambahan beton mas.🙂 sekedar info, biasany itu untuk kombinasi pilling. pondasi dalam yang namany secant pile. jadi kombinasi cor nya selang seling, antara beton,bentonite, beton,dst.

  9. yup mungkin slh satu’a grouting u/ pilar jembatan yg soak itu.bnr spt lem,tp lebih ke cair dan dpt keras like beton dlm waktu singkat kalau bereaksi dengan udara.permukaan yg musti di ‘haluskan’ itu agar beton exiting dan yg baru bsa tambah melekat..
    hahaha sotoy’a saya :p..

    klo untuk longsoran’a,mungkin itu longsor u/ daerah yang luas.harus diperhatikan arah longsor’a jg.proteksi untuk mencegah gerusan jg harus ngliat TMA banjir’a,klo kelelep dr TMA banjir, proteksi’a bsa sia2..

  10. betul mas, harus di ciping dulu, salah salah satu nama product’a SIKABON, dia semacam lem gitu (warna putih) yg pemakaian nanti bersama dengan semen😉, thank’s yah info’a…

  11. mbak ada yg lebih detail lagi tentang pengerjaan perkuatan pilar jembatan manteling. selimut beton dengan beton K 225. sekalian penyanggaan jembatan KA untuk pergantian andas baja dan beton. trims

  12. koreksi untuk BH 19 itu di kab. Demak,tepatnya di desa jamus.
    Dan untuk pilar yg tercoel coel itu bkn pilar jembatan yg sekarang,tp pilar lama yg udah ga dipakai dan kenapa ga dirobohin héhéhé itu ada unsur mistis tersendiri,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s