Ada apa sih dengan 1 kata CEMBURU??

Okey, topik kali ini adalah tentang cemburu. terinspirasi dari permasalahan seorang teman gw, gw jadi ingin berbagi pendapat dengan kalian semua. iya sih, kalo kata2 cemburu ini dirunutin ke akarnya, emang luas banget (kok bukannya makin mengerucut yah?hehe). tp mari kita fokuskan saja pada hal relationship.

well…kalo didefinisikan menurut kamus gw pribadi,  cemburu adalah sebuah perasaan ga suka melihat seseorang mengalihkan perhatian (or bentuk apapun itu) kepada selain diri kita sendiri. yah, semua orang gw yakin pernah lah ngalamin perasaan kaya gini. ya kan?🙂

mari kita mulai dengan menjawab, adakah yang salah dengan cemburu? adakah yg salah kalo ‘in a time’ lo cemburu sm pasangan lo? or mungkin kalian yang di-cemburu-in? jawabannya tentu aja bisa iya dan tidak kan?

gw pribadi menilai kasus cemburu dan tidak cemburu sebagai peristiwa yang lagi2 ga bisa begitu aja dinilai salah dan ga salah. harus juga dilihat, gimana kejadiannya, dan seperti apa kasus itu bisa terjadi? setuju ga?

eniwei, ada salah satu kasus seperti ini (ini bukan detail kasus seorang temen gw, cm aja tampaknya kasus2 seperti ini banyak bgt kejadian) : beberapa orang teman mengaku kewalahan dengan sikap cemburu pasangan mereka dan dengan emosi mengatakan bahwa mereka merasa tersinggung karena telah dicemburui dan dinilai oleh pasangan mereka seperti seseorang yang tidak bisa dipercaya. sedangkan si pasangan lainnya mengaku susah sekali untuk membuat pasangannya mengerti kalo perasaan cemburu itu tidak berkaitan dengan rasa percaya atau tidak percaya. nah, jadi dimanakah letak kesalahan dr cemburu itu? kalo yang gw liat2 sih, masalah ini sering bgt bikin hubungan rusak. ga lain ga bukan adalah karena tidak adanya kesepakatanan dan rasa saling memaklumi diantara mereka.

pendapat gw nih ya, sebenernya gampang aja untuk menyikapi masalah cemburu ini, kuncinya cuma 2, yaitu : kemakluman dan kesepakatan. maaf banget buat orang2 yang berpendapat kalo cemburu ini berkaitan erat sm rasa percaya, gw tidak menganut paham itu, hehe. menurut gw, cemburu sm rasa tidak percaya ga bisa disatukan, juga ga bisa dijadikan 2 kata yang saling berhubungan. kenapa? karena rasa cemburu itu memang sama sekali ga berhubungan dengan rasa ke-tidak-percaya-an. kalo boleh gw sangkut2in sih, cemburu lebih bisa nyambung ke ‘takut kehilangan’. seseorang yang cemburu sudah bisa dipastikan dia merasa ‘terancam’ oleh kehadiran orang lain. dan bukan malah karena dia tidak percaya dengan pasangannya.

seperti yang gw bilang di atas, kemakluman dan kesepakatan bisa menjadi 2 dari beberapa (mungkin) solusi yang ada. ini alasannya : kalo ada 2 orang (berpasangan) yang berselisih karena kasus cemburu, dapat ditarik beberapa kesimpulan. si orang pertama merasa takut kehilangan dan merasa ‘terancam’ (aduh, ada bahasa lain ga sih ya? hehe), dan si orang kedua merasa pasangannya terlalu berlebihan. 22nya ga salah sih menurut gw. tapi, alangkah lebih baik (sekedar saran untuk yg kebetulan lagi bermasalah dengan kasus seperti ini), dibicarakan baik2 dong yaaa, jangan menghindar dr pembahasan. tell him/her what’s on ur mind. bilang aja lo ga suka dengan ‘yg ini’ or ‘yg itu’ or mungkin dengan ‘orang ini’ or ‘orang itu’ dengan tentunya mengemukakan alasan yang logis dan bisa diterima. iya dong harus beralasan, biar yang di-cemburu-in jg bisa nerima dan bukan malah merasa ga dipercaya. dari pembahasan itu kan bisa keluar sebuah kesepakatan tuh, ya kan? nah, kalo uda sepakat, tinggal komitmen kalian lah untuk membuat hal tersebut sebisa mungkin ga terulang dan bisa menjadi pelajaran buat ke depannya. itu lah makanya gw bilang, kesepakatan bs jd solusi, selama keduanya punya komitmen tentu🙂

and then, tentang kemakluman, gw melihat kata2 ini (dalam sebuah hubungan antar pasangan) sebagai sebuah penghargaan buat suatu hubungan dengan orang2 di sekitar kita. iya dong, kan hidup bukan hanya dengan 1 orang aja. kita tetep punya lingkungan sosial yang tentunya juga ga bisa gitu aja ditinggalin, mengingat manusia itu memang makhluk sosial. cemburu boleh kok, asal beralasan dan bisa dipertanggung jawabkan alasan itu (kok ribet yah mau cemburu ajah? hoho). pokonya, maksud gw disini dengan memaklumi adalah, sebisa mungkin, jangan biarkan rasa cemburu itu mengekang suatu hubungan seseorang dengan orang lain di luar kita. mau ga mau ya, mungkin agak sulit pada awalnya untuk bisa memaklumi, tp dicoba deh. toh ga ada salahnya juga untuk bersikap bijaksana sm seseorang yang memang pantas untuk mendapatkan itu kan?

uhmmm… terakhir… pesan penulis adalah (whahaha…bahasa gw nih makin ngaco aja), jangan lupa untuk tetap berprioritas. point 1 = kesepakatan, point 2 = kemakluman, dan yang terakhir adalah tetep jangan lupa untuk berprioritas. maksudnya adalah, ketika kita sudah memutuskan untuk ‘jalan’ sm seseorang, seharusnya kita tau kan, perasaan syapa yang seharusnya diprioritaskan? namanya juga perasaan, adalah hal yang sulit sekali untuk dikendalikan. sulit atau ga bisa ya? hehe.

coba deh diterapkan 3 tips dr gw itu, hehe. semoga bisa bermanfaat. ini gw tulis berdasarkan pengalaman pribadi. sumbernya adalah diri gw sendiri, hehe…

selamat mencoba…😛

13 thoughts on “Ada apa sih dengan 1 kata CEMBURU??

  1. kayanya pendapat gw sama, cemburu bukan hal yg sama dengan ketidak percayaan, lebih mengarah kearah ketakutan akan kehilangan, tapi karena saking takutnya ini lah yg bisa nyebain cemburu….
    Kepercayaan itu penting, tapi aneh cemburu kadang2 emang selalu aja dateng🙂

  2. heheh iya nich, itu juga gara2 temen lo
    tadi malem lagi curhat, eh dia bilang baca tuh note nya tia yg jdulnya PILIHAN, gw inget itu juga pernah ada di email gw, tapi pas baca lagi kok rasanya pengertiannya beda ama yg gw baca waktu itu bu….
    gw sich tadi post aja tuh di blog gw, dah lama gw ga ngeblog….
    ga ada nyawa buat ngeblog , ga tau dech heheheh😀 jadi curcol

  3. upp…..cemburu>>/?

    wkakakak….

    kadang juga jengkel lo cowo cemburu muk kerjaannya…

    apalagi nuduh kita yang ga jelas….

    emang sie, dia sayang….tapi lo curiga trus kan ga baik…

  4. waah, setuju bgt nih. berkat kata2 itu saya bisa menjelaskan apa arti dari cemburu tersebut ke pasangan saya, hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s