Beberapa Puisi dari RENUNGAN KLOSET nya Rieke Dyah Pitaloka

Kayanya baru aja gw bilang, gw akan jarang update ini blog karena cuti, hehe. ga gitu juga. hari ini gw menyempatkan untuk lagi2

posting tentang apapun. from sumthing to everything…

waktu gw pulang ke rumah kmaren2, gw sengaja cari2  buku ini, syukurlah, ga makan waktu lama untuk ngubek2 lemari gw yang

sebenernya uda gw beresin di waktu kepulangan gw sebelumnya. yeah, say thanks to my self, hehe🙂

gw cuma mau menulis beberapa puisi2 yang ada di buku itu, yang paling gw suka tentunya. masih di sekitar tema kehidupan dan cinta…

RENUNGAN KLOSET

Ada baiknya kita tak perlu, mengores hidup kita dalam berlembar-lembar buku harian
Suatu saat nanti jika kita membacanya kembali…
manis, membuat ingin kembali pada masa itu
pahit, membuat duka tak bisa dilupakan dan dendam tak bisa hilang
Ada baiknya kita sesekali perlu, merenung hidup kita dalam tenang kloset yang diam
Tak perlu malu untuk mengenang, tersenyum atau mengangis
Setelah itu, siram bersama bau busuk dan sampah dari perut kita tanpa ingin mengecapnya kembali
Lalu, bersiaplah menyantap makanan baru yang lebih baik dr hari kemarin.

PS : hmmm…kadang gw pikir, emng bener juga sih. terutama kata2 :
Suatu saat nanti jika kita membacanya kembali…
manis, membuat ingin kembali pada masa itu
pahit, membuat duka tak bisa dilupakan dan dendam tak bisa hilang
tapi kadang juga, entah kenapa gw ngerasa, setiap potongan hidup (yg entah itu pahit or manis), selalu akan ada pembelajaran yang

bisa di ambil kan? masalah apa yang terjadi setelah membaca itu, adalah bagaimana sikap dewasa kita untuk ga menjadikannya suatu

‘masalah’ baru. well…learn from the past, but not life in it…

TEGAR

Apakah tegar itu
seperti nyiur yang bergeming dalam badai,
tak beranjak dari hempasan ombak
Ataukah seperti tetes air yang tak henti
jatuh tetes demi tetes setiap waktu
mampu melubangi bebatuan
Ataukan nyanyian para pekerja
diantara deru mesin yang selalu terjaga
Barangkali…

PS : tegar… menurut gw pribadi, adalah sikap tetap maju ketika yang lain diam di tempat atau bahkan mundur, ga mengeluh, dan sadar

kalo ‘stuck dengan kesedihan dalam hidup’ adalah ga guna😀

NOTE

ini penting :
kalau nanti malam kau bertemu Tuhan
tolong tanyakan pada Nya
apakan Adam diciptakan untuk memperkosa Hawa?

PS : ngeri gw bacanya… hehe. tp itu dulu sih, waktu pertama kali bgt. yah…ga semua ‘Adam’ gitu kok. kecewa sama 1 orang, ga

seharusnya jd me-generallisasi-kan semua nya… itu pendapat gw🙂

SECANGKIR TEH

ibunda,
lebih luas kasihmu
dari air di samudera Pasifik
Satu cangkir teh pun
tak penuh sempat kubalas
Maafkan aku….

PS : Another Mother’s Poem…. singkat tp dalem…. kalo uda ngomongin tentang nyokap, speecless deh gw…hehe

MAAF

Maaf, aku tidak bisa menulis banyak,
tintaku habis,
semalam kugores langit
dengan namamu…

PS : gombal!! hehe… iya, ini gombal sekaligus keren…hehe…
kalo dipikir2, puisi cinta mana sih yg ga gombal? ya kan?😀

IJINKAN

Kalau aku boleh memilih, sekali ini saja
aku ingin menjadi angin yang bertiup dari lembah ke lembah
menjelajah pegunungan, membelah samudera menghantar ombak
Agar kau tahu aku tak pernah menyerah

Kalau aku boleh memilih, sekali ini saja
aku ingin menjadi angin yang menari di lintas pucuk cemara
melukis guratan awan, menebarkan wewangian hujan
Agar kau tahu aku tak pernah enggan untuk berbagi

Kalau aku boleh memilih, sekali ini saja
aku ingin menjadi angin yang berbisik lembut dalam kemarau
membelah gundahmu, mengelus wajahmu, lembut mengecup bibirmu
Agar kau tahu betapa aku mencintaimu.

PS : tuh kan, puisi cinta emang gombal banget deh!! Totally gombal, hehe😛
ya namanya jg puisi cinta, akan ada saatnya gw bisa speecless tanpa bilang ‘gombal’ kalo ada yang bikinin gw puisi cinta yang ga

kacangan (baca: ga dangdut :P), hehe

PERNYATAAN

Aku tidak tahu,
yang kulakukan benar atau salah
Yang kutahu,
ketulusan tak pernah salah memilih
semoga…

PS : sering banget gw denger dan baca (well…sumbernya banyak, jd ga akan gw sebut satu per satu), ‘tulus melakukan sesuatu tanpa

mengharapkan apa2. dan itu akan lebih melegakan daripada berharap banyak, dan yang didapatkan menjadi ga seberapa atau

bukan apa2’. yah…sincere is the answer! hehe… (lho??)

SETANGKAI CINTA

Tak perlu bingung, begini saja
berapapun jarak kita,
akan kukirim setangkai cinta untukmu,
setiap hari
setuju?

PS : setuju2 aja sih gw, hehe. itu kayanya cocok bgt buat yang LDR…😀

MENCARI-MU

Semenjak kutahu ada Tuhan,
Kucari diri-Mu berpuluh tahun perjalanan hidupku
kusebut asma-Mu, kulafadzkan desah-Mu dalam doa-doa panjang yang khusuk
namun lidahku semakin kelu, hatiku semakin kaku

Kutuntaskan kitab-Mu berulangkali, namun tak kutangkap jua makna-Mu
kukunjungi beribu tempat suci, namun tak pernah kurasakan keagungan-Mu

Rasanya cukup sudah pencarianku,
aku sudah lelah

Hari ini,
saat aku memutuskan meninggalkan-Mu,
seorang bicah pengemis di kereta Bogor-Gambir, menyapaku dalam harap,

Kuberika seratus rupiah kumal dari sakuku,
‘Alhamdulillah!’ katanya tulus dengan tatap penuh kasih
Mulutku serasa dibimbing untuk berucap,
‘Alhamdulillah, segala puji bagi Allah…’

PS : ini adalah satu2nya puisi yang bisa bikin gw nangis (ya ga terisak2 sih, cm meneteskan air mata aja). terharu mode on, hehe.

eniwei, panjang juga postingan kali ini (katanya akan jarang posting :P), hehe…
buat yg uda baca, boleh nanya kan? kalian suka puisi yang mana?😀

11 thoughts on “Beberapa Puisi dari RENUNGAN KLOSET nya Rieke Dyah Pitaloka

  1. Renungan Kloset tak pernah bosan dibaca. Selalu punya kisah yang berbeda ketika dibaca di hari yang lain.
    Hmm, tapi boleh ngasi masukan dikit ga. Kayanya puisi yang berjudul maaf itu salah deh. Aku hafal banget soalnya… heheh…

    maaf,
    tak bisa kutulis banyak
    tinta habis
    tadi malam kugoresi langit
    dengan namamu…

    salam kenal Tia…..

  2. Salam kenal, Fini🙂
    Wah, mungkin kamu bacanya edisi bukan cetakan pertama (lebih tebal dari yang ada di aku, hehe)
    Jadi sudah diperbaiki. Aku mencatat langsung dari buku yang aku punya (bukan atas ingatan belaka) hihi
    makasi ya sudah mampir😉

  3. aku suka renungan kloset. suka banget malah, aku juga orang yg suka mencari “inspirasi” ditoilet hahahahah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s